Berita Angin

Informal Dan Prediksi

Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Anak Muda?

Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Anak Muda?

Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Anak Muda?

 

Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Anak Muda?

AGENT TOGEL TERPERCAYA– Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Anak Muda?, Berbagai cara dilakukan para generasi muda dalam ikut andil merayakan HUT RI setiap tahunnya. Setiap dari mereka juga punya cara sendiri untuk menunjukkan rasa nasionalisme yang mereka miliki. Jika dulu para pahlawan yang telah gugur berjuang dengan cara menggunakan seluruh raga dan jiwanya, lalu apa yang bisa dilakukan para Millennial saat ini?

Buat yang punya hobi mendaki, ada beberapa cerita yang bisa dipetik dari pengalaman mereka saat memilih merayakan dengan cara upacara 17 Agustus dan mengibarkan bendera merah putih di atas puncuk gunung. Apa yang ada di pikiran dan benak mereka saat itu? Ini beberapa jawabannya.

1. “Merasa tentram melihat teman-teman dengan ramah dan gak ada sungkan dalam bergaul satu dengan yang lain” Basit, 23 tahun
Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Millenials?“Merdeka itu bisa dapat hak kebebasan berpikir, bagi saya bangsa ini sudah merdeka tapi belum secara mental, banyak banyak ketakutan dan rasa tidak percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Bukti sederhana yang bisa saya lakukan adalah dengan membuang sampah pada tempatnya, sepertinya banyak orang masih perlu memiliki kesadaran untuk hal yang satu ini. Saya senang bisa ikut mengibarkan bendera di atas puncak gunung.”
2. “Bisa belajar karakter orang, belajar sabar, belajar masak hehe, belajar berkorban dan mau menurunkan ego, gitu” Fifa Dwi Putri, 24 tahun
Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Millenials?“Bebas berkreasi, berpendapat, berpakaian, beribadah, dan melakukan hal-hal baik tanpa perlu merasa akan dikucilkan atau dilarang namun tetap melakukannya dengan cara tanggung jawab. Beberapa hal yang bisa dilakukan di antaranya adalah memanfaatkan profesi atau hobi untuk melakukan hal-hal baik walaupun itu adalah hal kecil. Sebagai petugas medis melayani masyarakat tanpa pandang bulu dan tidak memanfaatkan jawatan untuk hal yang merugikan negara seperti membela koruptor.”

“Kalau ditanya kenapa saya suka mendaki dan merayakan kemerdekaan dengan naik gunung saya mendapatkan kelegaan, rasa syukur, dan bahagia saat bersama teman-teman.”

3. “Merayakan kemerdekaan dua kali dengan naik gunung, rasanya debar yang luar biasa, aku bangga dengan tanah tercinta & seisinya” Antika, 22 tahun
Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Millenials?“Kemerdekaan itu tentang semangat juang dan kesungguhan meraih cita-cita, bebas dan berekspresi dan mendapatkan pengetahuan tentang banyak hal. Apa yang bisa aku lakukan adalah dengan saling toleran atas segala kebhinekaan yang kita miliki, dan menebar kedamaian di sekeliling kita. Aku suka mendaki karena itu membuat bahagia.”
4. “Pada dasarnya mendaki gunung adalah tentang bagaimana cara kita menaklukkan diri sendiri” Adi, 22 tahun
Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Millenials?“Makna kemerdekaan saat ini menurut saya itu bebas mendapatkan pendidikan, kesejahteraan dalam hal kesehatan, kemudahan akses mendapatkan lapangan pekerjaan dan pelatihan kerja, memihak pada petani dan buruh. Kalau dari saya sendiri yang bisa saya lakukan adalah dengan cara menekuni profesi guru dengan serius dan berusaha jadi tenaga pendidik yang baik.”

“Saya suka mendaki karena karakter saya bisa terbentuk di sana, mulai dari kesabaran, empati, simpati, hingga kepasrahan sebab pada dasarnya mendaki gunung adalah tentang bagaimana cara kita menakhlukan diri sendiri.Tidak ada puncak gunung yang lebih tinggi dari mata kaki kita jika Tuhan menghendaki”.

5. “Menyenangkan dan bikin haru, sepertinya ini pengalaman pribadi yang gak bisa diekspresikan melalui kata-kata” Lisa, 25 tahun
Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Millenials?

“Kemerdekaan itu menurut saya adalah bebas menikmati hak sesuai aturan, yang bisa saya lakukan sebagai generasi muda cukup simple yaitu dengan tidak merusak diri sendiri, karena hal tersebut sudah menjadi bentuk perwujudan rasa nasionalisme yang kita punya. Saya suka mendaki dan senang mengiburkan merah putih di puncak gunung adalah karena hal itu menyenangkan dan bikin rasa haru, sepertinya ini pengalaman pribadi yang gak bisa diekspresikan melalui kata-kata”

6. “Saya membayangkan bagaimana cara pendiri bangsa dahulu bisa meraih kemerdekaan hingga dinikmati sampai saat ini” Cesar, 23 tahun
Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Millenials?“Menurut aku kemerdekaan itu adalah bebas melakukan apa pun, namun masih dalam batas tertentu. Yang bisa aku lakukan sebagai contoh kecilnya adalah menjaga warisan bangsa seperti menghargai cipta karya leluhur dengan cara melestarikan seni dan budaya bangsa kita. Kalo waktu upacara di gunung pastilah ada perasaan yang wah, perjuangan kita buat naik aja udah lumayan, habis itu harus upacara. Saat pengibaran ada perasaan campur aduk, yang saya bayangkan adalah bagaimana cara pendiri bangsa dahulu bisa meraih kemerdekaan dan bisa kita nikmati sampai saat ini”.
7. “Membawa bendera merah putih sampai titik tertinggi adalah sebuah perjuangan” Andre, 24 tahun
Rayakan Kemerdekaan dengan Mendaki, Apa yang Ada di Benak Millenials?

“Kemerdekaan itu bebas dari segala penjajahan, baik fisik maupun non fisik. Bebas sebagai bangsa yang berdaulat, tidak tergantung pada bangsa lain, dapat mengelola sumber daya alamnya sendiri tanpa campur tangan bangsa lain. Ikut andil dalam mempertahankan bangsa dengan memajukan perekonomian, perdagangan, teknologi dan lainnya.”

“Jika kita mendaki seolah-olah kita berada seperti perjuangan para pahlawan. Membawa merah putih dengan berjalan berkilometer menanjak langit, membawanya sampai titik tertinggi adalah sebuah perjuangan, sebuah pencapaian yang melelahkan dan merayakan keberhasilannya sampai merah putih benar-benar berkibar di atas puncak tertinggi. Itu motivasinya.”

Begitulah cerita para millenial saat merayakan kemerdekaan dengan cara mendaki, apa kamu juga merasakan apa yang mereka alami?

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *