Berita Angin

Informal Dan Prediksi

Pengacara: Ma’ruf Amin Tak Pernah Kunjungi Ahok di Mako Brimob

Pengacara: Ma’ruf Amin Tak Pernah Kunjungi Ahok di Mako Brimob

BERITA GERHANA.– Pengacara: Ma’ruf Amin Tak Pernah Kunjungi Ahok di Mako Brimob, Adik Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, Fifi Lety Tjahaja Purnama, menjawab beberapa pertanyaan yang dialamatkan untuk mantan Gubernur DKI Jakarta itu setelah Jokowi mengumumkan cawapresnya.

Beberapa pertanyaan yang masuk antara lain apakah Ahok bersedia membantu kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin usai dia keluar dari rutan Mako Brimob, apakah Ahok benar-benar sudah memaafkan Ma’ruf– orang yang mengeluarkan fatwa pernyataan penghinaan Alquran, dan kebenaran soal rumor Ma’ruf pernah mengunjungi Ahok di rutan.

Fifi mengaku kewalahan mendapatkan setumpuk pertanyaan itu dari media dan publik. Akhirnya, ia memilih menjawab pertanyaan tersebut melalui akun media sosialnya.

“Banyak banget. Jadi, saya jawab semua di sini aja,” tulis Fifi di akun media sosialnya pada Senin (13/8).

Lalu, apa respons yang disampaikan oleh Fifi terkait seabrek pertanyaan itu?

1. Fifi bantah Ma’ruf pernah jenguk Ahok di Mako Brimob
Pengacara: Ma'ruf Amin Tak Pernah Kunjungi Ahok di Mako BrimobTerkait soal rumor kunjungan Ma’ruf ke rutan Mako Brimob, Fifi membantahnya.

“Soal kunjungan ke Mako (Brimob) tidak benar sama sekali,” tulis perempuan yang berprofesi sebagai pengacara itu.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Panjaitan pada Minggu (12/8) menyebutkan bahwa hubungan Ma’ruf dan Ahok membaik. Pernyataan itu disampaikannya dalam acara bertajuk #CAKRA19.

“Ada yang bilang ke saya Pak Ahok marah. Pak Ahok justru kirim surat ke saya, ‘Saya senang, Pak. Kalau keluar penjara, saya ingin ikut kampanye,’ ujar Luhut kemarin di kawasan Jakarta Pusat.

Soal kebenaran apakah ada surat yang pernah ditulis oleh Ahok ke Luhut, Fifi tidak menyinggungnya sama sekali.

2. Soal kampanye untuk Jokowi-Ma’ruf, Ahok masih lihat situasi tahun depan
BACA JUGA :Pengacara: Ma'ruf Amin Tak Pernah Kunjungi Ahok di Mako BrimobSementara, terkait apakah Ahok bersedia membantu untuk menjadi juru kampanye bagi paslon Jokowi-Ma’ruf seperti yang diklaim Luhut, Fifi justru memberikan jawaban yang menggantung. Ia menyebut peristiwa Pilpres baru akan terjadi pada 2019.

“Kan masih lama itu. Bisa jadi (terealisasi), bisa juga tidak, kan soalnya masih tahun depan. Jadi ditunggu saja ya tahun depan,” tulis Fifi.

Lagipula, kata dia, hingga saat ini Ahok masih berada di balik jeruji.

“Biar Pak Ahok yang menjawab ya, karena Pak Ahok sendiri yang paling tahu apa maunya Beliau nanti,” kata Fifi lagi.

Dalam unggahannya di akun media sosial, Fifi kembali menegaskan kalau mantan Bupati Belitung Timur itu menolak tawaran agar bisa mendapat pembebasan bersyarat. Ia lebih memilih untuk dibebaskan secara murni.

Menerima tawaran pembebasan bersyarat maka sama saja dengan mengakui perbuatannya yang disebut oleh majelis hakim telah menodai agama Islam. Sementara, sejak awal, Ahok membantah melakukan perbuatan itu.

3. Fifi berikan sinyal Ahok telah memaafkan Ma’ruf Amin
Pengacara: Ma'ruf Amin Tak Pernah Kunjungi Ahok di Mako BrimobLalu, apakah hingga kini Ahok masih memendam dendam terhadap Ma’ruf? Fifi kemudian mengutip ayat di dalam Alkitab dari Lukas bab 6 ayat 27-28.

“Soal memaafkan itu memang perintah Tuhan,” kata Fifi lagi.

Namun, Fifi tidak membantah kalau Ahok memang pernah mengirimkan tulisan tangan yang berisi dukungan bagi pemerintahan Jokowi di periode selanjutnya.

Pengacara: Ma'ruf Amin Tak Pernah Kunjungi Ahok di Mako Brimob(Tulisan tangan Ahok yang menandakan dukungan periode ke-2 Presiden Jokowi) Ketika foto tulisan tangan itu diunggah pada 25 Juli lalu di akun media sosialnya, Fifi mengaku juga kebanjiran pertanyaan soal apakah itu surat berisi tulisan tangan itu asli.

“Jadi, biar saya jawab di sini sekaligus saja ya. Ini benar tulisan Koko Ahok @basukibtp,” tulis Fifi ketika itu.

Share This:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *